BERITA - hiburan.infogue.com -
- Puluhan mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung (Unisula) Semarang menggelar aksi unjuk rasa mengecam agresi militer Israel ke Palestina dengan rencana melakukan "sweeping" warga asing yang menginap di kota ini, Kamis.
Rencana "sweeping" mahasiswa yang dilakukan di Hotel Ciputra Semarang, mendapat kawalan ketat dari aparat kepolisian. Namun mahasiswa yang berusaha untuk masuk ke sekitar hotel dihalangi puluhan polisi serta petugas keamanan hotel.
Karena dihalangi petugas, maka akhirnya para mahasiswa kemudian hanya melakukan orasi di depan pintu gerbang hotel. Mereka mengutuk kebiadaban Israel yang telah menewaskan lebih 600 dari penduduk Palestina. Selain itu, mahasiswa juga menyerukan boikot terhadap berbagai jenis produk Yahudi.
Usai berorasi di depan Hotel Ciputra, mahasiswa melanjutkan aksi di Bundaran Air Mancur, di Jalan Pahlawan Semarang. Dalam aksi di Bundaran Air Mancur tersebut, mahasiswa membakar replika bendera Israel dan Amerika Serikat, sebagai bentuk protes atas kebiadaban agresi di jalar Gaza.
Selain "sweeping", sejumlah mahasiswa Unisula juga menyampaikan kepedulian mereka atas krisis Palestina melalui RRI Semarang. Para mahasiswa menggelar aksi di halaman kantor RRI Semarang di Jalan Ahmad Yani dan mengharapkan tuntutan mereka disebarluaskan melalui siaran radio.